Respirasi Anaerob

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang respirasi anaerob, mulai dari pengertian, contoh respirasi anaerob, skema respirasi anaerob, tabel tahapan respirasi anaerob.

Simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Respirasi Anaerob

Respirasi anaerob adalah respirasi yang tidak menggunakan oksigen sebagai penerima elektron akhir pada saat pembentukan ATP.

Respirasi ini menggunakan glukosa sebagai substrat.

Respirasi anaerob merupakan proses fermentasi. Sedangkan respirasi merupakan reaksi pemecahan senyawa glukosa yang membutuhkan oksigen.

Aaerob berhubungan dengan glukosa, oksigen sebagai penerima electron, dan ATP. Unsur-unsur tersebut berkaitan dengan tahapan respirasi anaerob.

Mari kita bahas lebih lanjut tentang skema respirasi anaerob berikut.

Skema Respirasi Anaerob

Di bawah ini adalah skema respirasi anaerob dengan penjelasannya:

Respirasi Anaerob

Tahapan glukosa merupakan tahap pertama.

Proses glikolisis dengan ATP dan NADH membentuk asam piruvat (senyawa dengan 3 atom C).

Tahap selanjutnya adalah proses dekarboksilasi oksidatif -> NADH membentuk asetil koenzim A.

Setelah terbentuk asetil koenzim A, proses selanjutnya adalah siklus krebs membentuk asam oksaloasetat dan asam sitrat. Keduaya mengalami reaksi yang bolak balik.

Yang paling terpenting adalah ATP, NADH, FDH2, GTP (ATP) membentuk rantai transportasi electron respirasi.

Berikut ini adalah tahapan pada proses glikosis dan Tahap Siklus Krebs

Proses Glikosis

Proses ini terdiri dari beberapa proses, yaitu:

  • Dengan Enzim fosfoglukoisomerase, Glukosa 6-fosfat akan diubah menjadi isomer fruktosa 6-fosfat.
  • Dengan Enzim Aldolase, fruktosa 1,6 bisfosfat dipecah menjadi 2 molekul gula yang berbeda, yaitu gliseraldehid-3-fosfat (PGAL) & dihidroksiaseton.
  • Dengan Enzim Fosfofruktokinase, gugus fosfat dari ATP ditransfer ke glukosa 6-fosfat, lalu menghasilkan fruktosa 1,6 bisfosfat.
  • Dengan Enzim heksokinase, terjadi penambahan gugus fosfat dari ATP pada molekul glukosa sehingga terbentuklah glukosa 6-fosfat.
  • Pada glikosis PGAL akan terpisah menjadi substrat glikolisis berikutnya, sementara dihidroksiaseton.
  • Dengan Enzim Piruvat kinase, fosfoenol piruvat kinase mentransfer gugus fosfat dan menghasilkan asam piruvat & 2 ATP lagi yang digunakan untuk siklus glikolisis selanjutnya.
  • Dengan Enzim Triosafosfat dehidrogenase, elektron dan H+ pindah dari substrat gliseraldehid fosfat menuju NAD+ kemudian terbentuklah 2 NADH dan 1,3-bifosfogliserat.
  • Dengan Enzim fosfogliseromutase, Gugus fosfat 3-fosfogliserat diubah menjadi 2-fosfogliserat.
  • Dengan Enzim enolase, 2-fosfogliserat akan melepaskan molekul air (H2O) sehingga terbentuklah fosfoenol piruvat kinase (PEP).
  • Dengan enzim fosfogliserokinase, kelompok fosfat 1,3-bifosfogliserat ditransfer ke ADP. Pada tahap ini, 1 molekul glukosa menghasilkan 2 molekul ATP dan senyawa 3-fosfogliserat.

Tahap Siklus Krebs

Berikut adalah tahapan dalam siklus krebs:

Siklus Krebs

Asam piruvat akan dikirim dari sitoplasma menuju mitokondria.

Asam piruvat pada mitokondria diubah menjadi asetil koenzim A melalui reaksi dekarboksilasi oksidatif.

Aseteil koenzim A akan memasuki siklus asam sitrat pada mitokondria yang kemudian setiap 1 molekul Aseteil koenzim A menghasilkan 4 NADH, 1 GTP (setara 2 ATP), 1 FADH, CO2, dan H2O.

CO2 dan H2O dibuang melalui mekanisme eksresi sementara zat lainnya memasuki tahapan respirasi aerob selanjutnya, yakni tahap transfer elektron.

Tabel Tahapan Respirasi Anaerob

Berikut adalah tabel tahapan respirasi anaerob

TahapTempatInputHasil
Glikolisis SitoplasmaGlukosa2 Asam piruvat, 2 NADH, 2 ATP
Dekarboksilasi Oksidatif Matriks Mitokondria2 Asam Piruvat2 Asetil Co-A, 2 CO2, 2 NADH
Siklus KrebsMatriks Mitokondria2 Asetil Co-A6 NADH, 4 CO2, 2 FADH, 2 ATP
Transpor ElektronKrista Mitokondria10 NADH 2 FADH 34 ATP6 H2O

Pada sitoplasma terjadi proses glikosisi pemecahan melekul gula menjadi senyawa asam piruvat.

Tahapan selanjutnya adalah dekarboksilasi oksidatif pada mitokondria yang megubah asam piruvat menjadi asetil Co-A.

Tahapan ketiga yaitu siklus krebs pada mitokondria yang menghasilkan oksaloasetat dan asam nitrat.

Pada tahap terakhir, terjadi transport electron pada membrane dalam mitokondria menghasilkan energi H2O.

Demikian penjelasan mengenai pengertian respirasi anaerob. Semoga bermanfaat.

Pelajari Lebih Lanjut

Tulang Atas dan Fungsinya

Metamorfosis Kupu-Kupu

Metamorfosis Tidak Sempurna

Metamorfosis Sempurna

Kingdom Protista

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *